SPESIALIS PENYAKIT DALAM CILACAP

SPESIALIS PENYAKIT DALAM CILACAP
RSI FATIMAH CILACAP

Wednesday, May 4, 2011

Catatan dokter Agus tentang DRR (58)

Pada Hari Jumat, Tanggal 24 Juli 2009
Jam 13.00 Wib, dr. Agus, Bu Wiwin, Sr Editha dan Sr. Ambros mengadakan kunjungan ke desa Gunungreja, memantau sejauh mana perkembangan tentang pemeliharaan tanaman yang dibuat secara sistem vertikultur, dimulai dari dusun Kauman yaitu tempat pak Ibrahim dan pak Ranu, warga sudah mencoba membuat para-para dipinggir jalan untuk tempat pemeliharaan tanaman, selanjutnya Tim DRR menuju ke dusun Gunungreja ke Rumah pak Busro dan Pak Poniman, warga sudah mulai mengenal system vertikultur ini dan mencoba sendiri dirumah masing-masing walaupun masih dalam tahap kecil-kecilan.
Dengan pemahaman warga masyarakat akan sistem vertikultur ini diharapkan masyarakat bisa menanam sayuran kebutuhan sehari-hari tanpa menggunakan media tanah melainkan menggunakan media bokashi yang berasal dari pengolahan sampah organik yang ada. Berdasarkan kajian pedesaan pertisipatif yang sudah dilaksanakan di desa Gunungreja, sampah merupakan salah satu penyebab banjir didesa gunungreja, pengelolaan yang baik tentang sampah oleh masyarakat akan megurangi resiko acncaman bencana banjir, selain itu jika terjadi bencana banjir masyarakat masih bisa memanfaatkan sayuran tersebut untuk dikonsumsi sendiri sehingga masyarakat diharapkan bisa mandiri untuk mencukupi kebutuhan akan nutrisi/gizi pada saat terjadi banjir, dengan demikian tidak sepenuhnya mengandalkan akan bantuan makanan dari luar jika terjadi bencana, hal ini bisa meningkatkan kapasitas dalam masyarakat. Pada saat tidak terjadi bencana jika sistem vertikultur ini bisa berjalan luas di masyarakat, sayuran-sayuran tadi selain bisa untuk dikonsumsi juga bisa diorganisasikan atau dikoordinasikan untuk di distribusikan sebagai bahan sayuran segar yang siap dijual, hal ini bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat, kapasitas masyarakat juga bisa ditingkatkatkan. Hal ini sesuai dengan prinsip PRB, meminimalkan ancaman suatu bencana, berusaha meningkatkan kapasitas dalam suatu masyarakat untuk menghadapi bencana.






No comments:

Post a Comment