SPESIALIS PENYAKIT DALAM CILACAP

SPESIALIS PENYAKIT DALAM CILACAP
RSI FATIMAH CILACAP

Wednesday, May 4, 2011

Catatan dokter Agus tentang DRR (52)

Pada Hari Selasa, Tanggal 9 Juni 2009
Jam 09.30 Wib, Acara pelatihan praktek pembuatan Bokashi dan vertikultur dengan isntrukturnya dari guru SMK Yos Sudarso yaitu pak Marino dibantu oleh murid SMK Yos Sudarso Sidareja, peserta pelatihan sebanyak 10 orang, setelah pemberian materi tentang bokashi dilanjutkan praktek langsung pembuatan bokashi dan penanaman bibit seledri. Acara Selesai pukul 13.30 Wib.
Warga masyarakat desa Gunungreja pada bulan februari 2009 sudah melaksanakan pelatihan di pandu oleh tim PSE Purwokerto dan Hipormas untuk memanfaatkan sampah organik dan membuat EM 4 dimana pengetahuan yang didapat tersebut bisa diterapkan di rumah tangga dan ditularkan kepada warga yang lainnya. Berdasarkan kajian pedesaan partisipatif, sampah merupakan salah satu penyebab banjir didesa Gunungreja, yang harus ditangani serius untuk mengurangi resiko bencana banjir, sampah berdasarkan sifatnya dibagi menjadi 2 macam yaitu sampah organik dan anorganik. Pengolahan sampah organik secara tepat akan dapat mengurangi kejadian resiko bencana banjir dan sekaligus membawa nilai tambah bagi masyarakat. Ditinjau dari sisi ekonomis pupuk organik lebih murah dibandingkan dengan pupuk buatan/pupuk kimia.
Dalam rangka peningkatan kapasitas warga masyarakat tentang pemanfaatan sampah organik yaitu pengenalan sistem pertanian modern, Tim fasilitator Perdhaki unit Sidareja memfasilitasi warga desa Gunungreja untuk mengikuti pelatihan pembuatan bokashi dan sistem tanam vertikultur bekerjasama dengan pihak SMK Yos Soedarso Sidareja. Pewakilan warga desa tesebut mengikuti pelatihan selama 2 kali di SMK Yos Soedarso Sidareja, yang nantinya akan memberikan pengalaman ketrampilan atau mengajar warga desa gunungreja lainnya yang akan digelar di balai desa Gunungreja. Tim Fasilitator mengadakan kegiatan langsung di balai desa Gunungreja dengan mengundang perwakilan dari masing-masing RT.
Langkah-langkah kegiatan pelatihan : disampaikan Pak Marino
1) Penjelasan singkat (teory praktis) :
Definisi bokashi : adalah hasil fermentasi bahan organic (BO) dengan teknologi EM4 yang dapat digunakan sebagai pupuk organik.
Manfaat Bokashi : sumber pupuk organic yang siap pakai dalam waktu singkat dan ini merupakan kunci keberhasilan pertanian dengan biaya murah.

2) Persiapan alat dan bahan :
Alat-alat yang diperlukan :
1. Cangkul
2. Cethok
3. Gembor air
4. Sendok takaran
5. Ember
6. Kandi untuk penutup
Bahan-bahan yang diperlukan :
1. Jerami/pupuk hijau/rumput dipotong 5-10 cm = 200 kg
2. Dedak = 1 kg
3. Sekam = 200 kg
4. Gula pasir = 2 sendok makan
5. EM4 = 2 sendok makan
6. Air secukupnya.

3) Langkah kerja pembuatan bokashi
1. Campurkan jerami/pupuk, sekam dan dedak secara merata.
2. Larutan Gula pasir dan EM4 dengan air kurang lebih 10 liter.
3. Basahi adonan dengan larutan EM4 dan gula pasir. Adonan bahan/media disarankan untuk tidak terlalu berair dan tidak terlalu kering.
4. Simpan adonan bahan tersebut pada bak penyimpanan pada tempat beratap (tidak kena hujan dan sinar matahari secara langsung).
5. Adonan media ditutup dengan kandi bekas/ terpal untuk difermentasikan selama 3-4 hari.
6. Setelah 3-4 hari media bisa dibongkar dan siap digunakan untuk media vertikultur.

4) Pendederan benih sayuran
1. Masukan bokashi ke dalam polybag kecil / gelas aqua bekas dan basahi media secukupnya.
2. Masukan 2 butir benih pada tempat yang disediakan.
3. Letakkan pada tempat yang aman, cukup sinar tapi tidak kena hja secara langsung.
4. Biarkan 6-7 hari sampai benih tumbuh
Jam 14.00 Wib, dibalai desa Gunungreja diadakan pelatihan dan praktek pembuatan bokashi yang diikuti oleh warga desa dari perwakilan 15 Rt di desa Gunungreja, Pak lurah Lasiman memberikan sambutan tentang maksud dan tujuan dari pelatihan ini merupakan kegiatan tindak lanjut dari kajian bersama yang sudah dilaksanakan pada bulan januari yang lalu, dan masyarakat diharapkan sadar akan lingkungan dengan mengelola sampah sebaik baiknya agar tidak mencemari lingkungan yang merupakan salah satu faktor penyebab banjir di Gunungreja, dari sampah tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik. Pada kegitan ini diperkenalkan sistem baru untuk memanfaatkan sampah dengan cara pembuatan bokashi, merupakan media tanam yang subur bagi sayuran tanpa menggunakan media tanah.
Selanjutnya pemberian materi tentang Bokashi di pandu oleh Pak Marino dan M Setyaningsih dari SMK Yos Soedarso Sidareja, beliau memperkenalkan konsep pembuatan boksahi yang merupakan media tanam untuk pertanian dengan memanfaatkan sampah organik, dedak, pupuk kandang dan EM4, kemudiaan dilakukan fermentasi selama 5 hari, jika sudah jadi akan muncul jamur dipermukaan bokahi tersebut, berarti sudah siap sebagai media tanam untuk sayur sayuran.
Jam 15.00 Wib, peserta langsung melakukan praktek pembuatan bokashi dengan menggunakan bahan bahan yang sudah dibawa oleh warga yaitu sekam padi, dedak, pupuk kandang dan EM4 dengan perbandingan yang sudah ditentukan, selanjutnya warga juga diajari tentang pembuatan penanaman bibit sayuran (bibit CEISIM) dengan media tanam dari bokashi dimasukan kedalam polibag polibag. Acara selesai pukul 17.00 Wib.





No comments:

Post a Comment