SPESIALIS PENYAKIT DALAM CILACAP

SPESIALIS PENYAKIT DALAM CILACAP
RSI FATIMAH CILACAP

Saturday, May 14, 2011

Catatan dokter Agus tentang DRR (105)

Pada Hari Kamis, Tanggal 4 Maret 2010
Hari ini dr. Agus mengikuti acara “Diskusi Terfokus Inisiasi Pembentukan Forum PRB JATENG” tempat Ruang Pertemuan BAKORWIL 3 Purwokerto, atas undangan dari mas alam wijaya (LPPSLH) mewakili tim Perdhaki unit sidareja yang telah melaksanakan kegiatan pendampingan di masyarakat desa gunungreja dalam program Pengurangan resiko Bencana (PRB).







LATAR BELAKANG:Sebagai tindak lanjut pembentukan Platform Nasional (Planas) Pengurangan Risiko Bencana sesuai amanat Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan komitmen global terhadap Kerangka Aksi Hyogo (Hyogo Frame Works/HFA) 2005-2015, perlu dibentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Provinsi Jawa Tengah sebagai wadah untuk koordinasi, komunikasi, berbagi pengalaman dan berbagi peran yang melibatkan pemerintah, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, sektor swasta dan pemangku kepentingan lainnya dalam bidang pengurangan risiko bencana di Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan UNDP dalam Program Safer Community through Disaster Risk Reduction in Development (SCDRR).
Amanat Undang-Undang No. 24 / 2007 tentang Penanggulangan Bencana bahwa Penanggulangan Bencana (PB) yang meliputi tindakan pra bencana, saat bencana dan pasca bencana merupakan tanggung jawab bersama dan bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja. Paradigma yang berkembang pada saat ini adalah mencegah bencana lebih baik daripada melakukan tindakan tanggap darurat. Sehingga tindakan atau kegiatan pra bencana perlu mendapat porsi perhatian yang besar.
Disadari bahwa Jawa Tengah memiliki 35 kabupaten/kota dan lebih dari 20 kabupaten/kota merupakan wilayah rawan bencana sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah selaku Instansi yang bertanggung jawab terhadap Penanggulangan Bencana merasa perlu mempunyai mitra sejajar dari berbagai komponen masyarakat sebagai pendukung sekaligus penyeimbang kegiatan Penanggulangan Bencana khususnya dalam upaya Pengurangan Resiko Bencana.

No comments:

Post a Comment