SPESIALIS PENYAKIT DALAM CILACAP

SPESIALIS PENYAKIT DALAM CILACAP
RSI FATIMAH CILACAP

Saturday, May 14, 2011

Catatan dokter Agus tentang DRR (100)

Pada Hari Sabtu, Tanggal 13 Februari 2010

         Hari ini Sidareja mengalami banjir yang meluas di wilayah kecamatan sidareja, termasuk juga di desa Gunungreja terjadi banjir terutama diwilayah dusun kauman, karena hujan deras semalaman di wilayah sidareja.
       Jam 08.00 wib, dr. Agus dan mas indra meninjau ke lokasi desa gunungreja yang mengalami banjir,sekalian mengecek kembali persiapan tempat di balai desa untuk kegiatan KPP bersama warga masyarakat desa gunungreja.
       Jam 10.00 Wib, bertemu dengan dr. Anton dari Jakarta yang hadir di Sidareja untuk mengikuti pertemuan KPP bersama warga desa Gunungreja, tim fasilitator berkumpul dan sharing diSidareja.
Jam 13.00 Wib, Pak Alam Wijaya (LPPSLH) dan pak Nawa (ketua Karang Taruna Kab. Cilacap) datang ke Sidareja untuk memfasilitasi masyarakat desa Gunungreja dalam kegiatan Kajian Pedesaan Partisipatif (KPP)yang akan dilaksanakan di balai desa Gunungreja.







Acara Kajian Pedesaan Partisipatif dimulai dengan:
Pembukaan Kades Gunungreja :
- Senang atas Kedatangan Tim DRR, Tim Perdhaki Sidareja dan tim dari LPPSLH untuk memberikan materi pendampingan kepada masyarakat desa gunungreja dalam pengurangan resiko bencana di desa gunungreja.
- Saat ini sedang terjadi bencana banjir, masyarakat yang diundang banyak yang tidak bisa hadir karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk mengikuti acara bersama didesa gunungreja, tim PRB sudah memberikan laporan kilat bencana kepada pihak kecamatan dan instansi terkait lainnya.
- Diharapkan dengan jumlah warga yang hadir sebanyak 12 orang ini acara tetap bisa berjalan dengan baik, dilakukan diskusi dan sharing agar bisa membantu memecahkan permasalahan yang berkaitan dengan pengurangan resiko bencana.
Prakata dari Tim Fasilitator Perdhaki Unit sidareja (dr. Agus) :
- Ucapan terima kasih kepada Tim Perdhaki Pusat (dr. Anton), LPPSLH (mas alam Wijaya), Pak Nawa (Ketua Pemuda Karang Taruna Kab. Cilacap), Pak Lurah dan warga desa gunungreja yang telah bersedia hadir untuk mengikuti kajian pedesaan partisipatif walaupun terjadi bencana banjir yang melanda desa gunungreja.
- Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari KPP dimasing-masing RW 01, RW 02, RW 03 dan RW 04 yang telah dilaksanakan pada bulan Januari 2010.
- Dengan kegiatan ini diharapkan warga desa Gunungreja bisa lebih memahami tentang Program pengurangan Resiko Bencana melalui kajian pedesaan Partisipatif yang akan di pandu oleh mas Alam Wijaya.
Prakata dari Tim Perdhaki Pusat (dr. Anton) :
- Senang bisa bertemu langsung dengan warga masyarakat desa gunungreja untuk duduk bersama dan sharing tentang kebencanaan di desa Gunungreja.
- Memberikan motivasi kepada warga desa Gunungreja bahwa program pengurangan resiko bencana merupakan permasalahan yang harus dipikirkan secara bersama-sama dan bentuk kepedulian dari warga desa gunungreja, tim fasilitator yang mendampingi kegiatan yang berkaitan dengan pengurangan resiko bencana.
- Selamat untuk belajar dan sharing dengan tim fasiliator dari purwokerto yang sudah banyak pengalaman dalam memfasilitasi masyarakat tentang kebencanaan.

Kegiatan KPP difasilitasi oleh mas alam Wijaya:
- Memandu masyarakat dalam forum diskusi dan sharing tentang “pentingnya membuat data”.
- Data tersebut dapat memberikan banyak informasi bagi semua pihak yang memerlukan baik bagi pihak luar atau masyarakat itu sendiri, contoh yang berkaitan dengan kebencanaan, data tersebut akan memberikan informasi yang jelas dengan kaitan pemberian bantuan, proses evakuasi warga dsb.
- Data yang ada di masyarakat diperoleh secara partisipatif dengan tujuan supaya banyak warga masyarakat menjadi mengetahui informasi, tempat –tempat penting, daerah rawan bencana dsb.
- Berkaitan dengan data daerah rawan bencana di desa Gunungreja maka informasi data selengkap-lengkapnya yang dilakukan secara partisipatif.
- Data tersebut bisa di gunakan oleh lembaga BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dalam penanggungan bencana banjir di wilayah Gunungreja.
Acara selanjutnya adalah Kajian Pedesaan Partisipatif dengan menjelaskan MPP (Metode Pemetaan Partisipatif).
- Kenapa Metode pemetaan Partisipatif banyak diterapkan baik oleh pihak swasta maupun pemerintah, karena data yang diperoleh berasal dari keikutsertaan warga masyarakat dan informasi yang digali dari bawah (masyarakat)
- Fungsi MPP yaitu: 1) Pengambilan kebijakan, 2) Mengetahui karakteristik wilayah, 3) Membagi / memberikan informasi bagi pihak luar.
- Dari MPP tersebut bisa untuk membuat buku bagi suatu desa yang rawan bencana isinya berupa:
1. Profil sejarah kebencanaan
2. Transek / Peta Desa
3. Kalender Musim
4. Diagram Venn / Kelembagaan
5. Rencana Tindak Lanjut (RTL)
-Individu
-Tim PRB
-Masyarakat

Dinamika Kelompok warga desa gunungreja yang mengikuti KPP dibagi menjadi 3 kelompok yaitu:
1. Profil Sejarah Bencana
2. Peta Desa
3. Kalender Musim

No comments:

Post a Comment